=== kode iklan ===
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gerak Pada Benda - Materi IPA kelas 8

Gerak merupakan suatu perubahan tempat kedudukan pada suatu benda dari tempat awal. Sebuah benda dikatakan bergerak bila benda itu berpindah kedudukan terhadap benda lainnya baik perubahan kedudukan yang menjauhi maupun yang mendekati, roda sepeda dapat bergerak dengan mudah.

Contoh Gerak pada Benda

Pengertian Gerak Benda

Gerak merupakan suatu perubahan tempat kedudukan pada suatu benda dari tempat awal. Sebuah benda dikatakan bergerak bila benda itu berpindah kedudukan terhadap benda lainnya baik perubahan kedudukan yang menjauhi maupun yang mendekati, roda sepeda dapat bergerak dengan mudah.

Yang saat pedal dikayuh roda sepeda bergerak dengan cepat, sekarang doronglah meja belajarmu. Bandingkan dengan gerakan roda sepeda..?? tentu saja roda sepeda lebih mudah bergerak. Benda mudah bergerak karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Nah berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi gerak benda.


Jenis-jenis Gerak Benda

Gerak Benda Berdasarkan Lintasan

Berdasarkan lintasannya gerak benda dapat dibedakan menjadi :
  • Gerak lurus adalah gerak benda yang lintasannya berupa garis lurus.
  • Gerak Parabola adalah gerak benda yang lintasannya berbentuk parabola.
  • Gerak Melingkar adalah gerak benda yang lintasannya berupa lingkaran.
  • Jenis-jenis Gerak Lurus. Konsep gerak yang dibahas dalam modul ini dibatasi hanya pada gerak lurus, sedangkan gerak parabola dan gerak melingkar tidak dibahas.

Gerak Benda Berdasarkan Kecepatan

Berdasarkan kecepatannya gerak lurus dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
  • Gerak lurus Beraturan ( GLB )
  • Gerak lurus Berubah Beraturan ( GLBB )


Permasalahan Gerak lurus beraturan dan Gerak lurus berubah beraturan banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Kecepatan orang berjalan berbeda dengan kecepatan orang yang berlari. Tahukah Anda apa yang membedakannya? Untuk mengetahui lebih jauh hal tersebut. Marilah kita bahas hal tersebut satu persatu.

Gerak Lurus Beraturan ( GLB )

Adalah gerak benda yang lintasannya berupa garis lurus yang kecepatannya selalu tetap setiap saat karena tidak mengalami percepatan.

Cirinya :
kecepatannya tetap atau v = tetap
percepatannya nol atau    a = 0

Contoh :
Orang yang sedang gerak jalan
Kereta Api yang bergerak di rel lurus

Gerak Lurus Berubah Beraturan ( GLBB )

Adalah gerak benda yang lintasannya berupa garis lurus yang kecepatannya selalu berubah setiap saat secara konstan. Gerak lurus berubah beraturan dinamakan juga gerak benda yang memilki percepatan yang konstan atau tetap.

Cirinya :
kecepatannya berubah-ubah atau v = berubah-ubah
percepatannya tidak sama dengan nol atau a ¹ 0
Jika percepatannya mempunyai nilai negatif ( – ), dinamakan perlambatan.

Contoh :
Orang yang sedang lari sprint
Orang yang sedang terjun bebas
Mobil yang bergerak dengan suatu kecepatan, kemudian direm secara teratur sampai

Faktor Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Gerak  lurus berubah beraturan    (GLBB) dapat dibedakan menjadi beberapa bagian, yaitu :
  • Gerak Jatuh Bebas ( GJB )
  • Gerak Vertikal Ke atas ( GVA )
  • Gerak Vertikal Ke bawah ( GVB )



Secara rinci pembahasan ketiga jenis gerak lurus berubah beraturan adalah sebagai berikut.

Gerak Jatuh Bebas ( GJB )
Adalah gerak benda tanpa kecepatan awal yang mengalami percepatan gravitasi.

Contohnya
Batu yang dilemparkan vertikal ke atas.

Gerak Vertikal Ke bawah ( GVB )
Adalah gerak suatu benda yang memiliki kecepatan awal yang mengalami percepatan gravitasi.

Contohnya :
Batu yang dilemparkan vertikal ke bawah dari suatu ketinggian.

Grafik GLB (Gerak lurus beraturan)
Grafik hubungan antara variabel pada Gerak lurus beraturan (GLB) adalah sebagai berikut.

Perpindahan benda pada gerak lurus beraturan dapat ditentukan dengan cara melihat grafik v – t GLB, yaitu sama dengan luas persegi panjang yang dibentuk oleh kecepatan dan selang waktu yang digunakannya.

Kecepatan benda pada gerak lurus beraturan dapat ditentukan dengan cara melihat grafik s – t GLB, yaitu sama dengan nilai tangen yang dibentuk oleh sudut diagonal antara perpindahan dengan waktu yang digunakannya.

Grafik GLBB (Gerak lurus berubah beraturan)
Grafik hubungan antara variabel pada gerak lurus berubah beraturan (GLBB.

Jarak yang ditempuh benda pada gerak lurus berubah beraturan dapat ditentukan dengan cara melihat grafik v – t GLBB, yaitu sama dengan luas bidang trapesium yang dibentuk oleh kecepatan awal dan selang waktu yang digunakannya.

Kecepatan benda pada gerak lurus beraturan dapat ditentukan dengan cara melihat grafik s – t GLBB, yaitu sama dengan fungsi kuadrat suatu parabola yang dibentuk oleh perpindahan dan waktunya.

Jika GLBBnya mengalami percepatan ( a = + ), parabolanya terbuka ke atas

Jika GLBBnya mengalami perlambatan ( a = – ), parabolanya terbuka ke bawah.

Gerak Parabola

Pernahkan anda bermain sepak bola? Bagaimanakah gerakan bola saat ditendang oleh keeper ke arah lawan? Jika kita perhatikan gerak bolanya membentuk garis yang melengkung atau bentuk parabola. Tahukah anda apa sebabnya lintasan bolanya berbentuk parabola? Bola saat ditendang dengan membentuk sudut tertentu; akibatnya bola bergerak ke atas.

Gerak parabola atau gerak peluru adalah gerak benda yang membentuk sudut elevasi atau sudut tertentuterhadap bidang horizontal. Pada gerak parabola benda melakukan dua macam gerak, yaitu: gerak horizontal dan gerak vertikal. Pada arah horizontal benda melakukan Gerak Lurus Beraturan(GLB) sedangkan pada arah vertikal benda melakukan Gerak Lurus Berubah Beraturan(GLBB).

Berarti, pada saat benda bergerak dengan cara GLB yaitu pada sumbu x kecepatan gerak benda adalah konstan. Pada saat benda melakukan gerak tersebut, benda bergerak pada arah horizontal; sedangkan pada saat benda melakukan GLBB yaitu pada sb. y, gerak benda tersebut dipengaruhi oleh gaya gravitasi; akibatnya setiap saat kecepatan benda mengalami perubah.

Pemahaman  gerak  parabola  dapat  dilakukan  dengan  meninjau  satu persatu  komponen  gerak  bendanya.  Mula-mula  kita  tinjau  lebih dulu komponen gerak benda pada arah vertikal; selanjutnya kita tinjau komponen gerak benda pada arah horizontal.

Percepatan gravitasi yang dialami benda hanya bekerja pada arah vertical; sedangkan pada arah horizontal benda tidak mengalami percepatan gravitasi. Berarti, pada gerak parabola komponen horisontalnya ditinjau sebagai gerak lurus beraturan dan komponen vertikal gerak parabola ditinjau seperti gerak jatuh bebas.

Posting Komentar untuk "Gerak Pada Benda - Materi IPA kelas 8"